Senin, 13 Juli 2015

Supaya Tak Mengantuk Saat Mudik Hindari Makanan ini

kampanyesehat-  Mengantuk merupakan masalah yang paling sering dihadapi para pengendara mobil ataupun motor saat menempuh perjalanan panjang saat musim mudik. Mengantuk saat berkendara harus dihindari agar Mudik berjalan lancar dan aman sampai kampung halaman. 




Nah, rasa kantuk bisa disiasati dari asupan makanan saat sahur ataupun berbuka puasa. Dokter spesialis gizi, Tirta Prawita Sari, mengungkapkan, untuk makan sahur, sebaiknya hindari makanan yang bisa menaikkan kadar gula darah, seperti nasi putih dan minuman manis. 

"Memang makanan manis bisa memberikan energi dengan cepat, tetapi hanya sementara," kata Tirta saat ditemui pada pekan lalu. 

Makanan dengan karbohidrat tinggi mudah diserap tubuh sehingga kita lebih cepat merasa lapar. Kalau sudah lapar, tubuh akan terasa lemas dan mudah mengantuk. Perbanyaklah protein dan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, jagung, dan gandum. Kedua jenis makanan ini akan membuat rasa kenyang lebih tahan lama. 

Makanan atau minuman manis cocok untuk berbuka puasa. Namun, jangan berlebihan dalam mengosumsinya. Khusus untuk pengendara mobil ataupun motor, Tirta menyarankan agar mereka tidak langsung makan besar, apalagi jika akan melanjutkan menyetir kendaraan seusai berbuka puasa. 

Cukup minum air putih atau teh manis dan dua potong kurma terlebih dahulu. Makanlah secara bertahap. "Kalau makan sekaligus terlalu banyak, aliran darah akan terkonsentrasi ke pencernaan. Dampaknya jadi ngantuk. Jadi, saat buka, jangan makan terlalu makan banyak dulu agar masih ada aliran darah cukup untuk dibawa ke otak," urai Tirta. 

Jika mengantuk, berhentilah berkendara. Mengantuk saat berkendara bisa mencelakakan diri sendiri dan orang lain.

sumber : kompas.com 

Usir Penyakit Dengan Air Putih Hangat

kampanyesehatKebanyakan orang, begitu bangun tidur, langsung mandi lalu sarapan atau menikmati secangkir kopi. Mungkin mereka lupa atau belum tahu, bahwa ada satu ritual sederhana yang sebaiknya dilakukan  setiap pagi, yaitu minum segelas besar atau lebih air putih hangat.


Menurut Dr. Fereydoon Batmanghelidj, seorang dokter dari St. Mary’s Hospital Medical School of London, air putih hangat di pagi hari sebelum melakukan aktivitas apapun, punya banyak manfaat sehat. Di antaranya adalah memperlancar pencernaan, membantu membersihkan racun-racun di tubuh, meningkatkan imunitas, dan meningkatkan kemampuan tubuh menyerap nutrisi dari makanan yang kita konsumsi.
Dr. Fereydoon Batmanghelidj pertama kali menemukan penemuannya tersebut, ketika ada di penjara sebagai tahanan politik pemerintah Iran. Di penjara, dia memiliki banyak keterbatasan. Obat-obatan tidak tersedia, sementara ribuan tahanan sering mengeluh sakit pencernaan yang belakangan diduga sebagai ulser peptik (luka terbuka di bagian dalam lapisan perut, di atas usus kecil atau esofagus yang menimbulkan gejala nyeri dan kembung).
Hal terbaik yang bisa mereka lakukan ketika sakit adalah minum air sebanyak-banyaknya. Ajaibnya, kebanyakan mereka sembuh atau sakitnya berkurang, setelah minum air putih dalam jumlah banyak selama beberapa hari.
Sekeluarnya dari penjara, Dr. Fereydoon Batmanghelidj melanjutkan studinya di bidang kesehatan khusus mengenai hubungan antara kondisi dehidrasi dengan timbulnya berbagai macam penyakit. Dr. Fereydoon Batmanghelidj memublikasikan penemuannya dalam banyak jurnal ilmiah dan dua buah buku berjudul Your Body’s Many Cries for Water dan How to Deal with Back Pain and Rheumatoid Joint Pain. (Lily Turangan)

sumber kompas.com 





Cegah Kenaikan Berat Badan Selama Libur Lebaran

Kampanyesehat- Suasana lebaran yang lekat dengan liburan, sering kali membuat kita tergoda untuk menikmati makanan khas daerah dan mencicipi berbagai menu makanan. Inilah yang tanpa disadari menjadi penyebab melonjaknya berat badan selama masa liburan. Bukan hanya berat badan, kadar kolesterol pun cenderung ikut naik.
Menurut seorang fitness trainer, Steve Cook, banyak orang yang merasa sulit bertahan menjalankan gaya hidup sehat selama liburan. Bahkan, untuk melangkahkan kaki menuju tempat berolahraga di dalam hotel pun terasa sulit. Tapi, ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk mempertahankan kesehatan selama liburan.

Menu Sehat 

1. Jalan kaki
Jika Anda tinggal di Jakarta, Anda tentu tahu bahwa sulit untuk menemukan ruang yang nyaman bagi pejalan kaki. Bahkan, tak jaang trotoar untuk pejalan kaki dipenuhi oleh antrian motor-motor yang berusaha melewati padatnya lalu lintas kota. Karena itu, jika kota tempat berlibur Anda termasuk kota yang bebas asap polusi dan nyaman untuk berjalan kaki, nikmatilah. Anda bisa berjalan setiap hari dengan menghirup udara segar.

2. Beraktivitas seakan bukan pendatang
Melakukan aktivitas outdoor mungkin tak bisa setiap hari Anda lakukan. Manfaatkan kesempatan ini. Jika jarak tempuh terbilang dekat, pergilah dengan berjalan kaki.  Ini akan membuat tubuh tetap aktif bergerak. Selain berjalan kaki, bersepeda juga bisa jadi pilihan untuk berkeliling kota. Hati senang, tubuh pun sehat. Dengan begitu Anda tetap berolahraga dan menikmati keindahan kota yang ditawarkan.

3. Pilih sarapan sehat
Saat bermalam di hotel, Anda akan ditawarkan berbagai menu sarapan. Pilih sarapan yang paling ringan dan sehat, seperti sereal dengan campuran susu dan buah-buahan. Hindari mengonsumsi beberapa menu makanan sekaligus. “Buah-buahan, putih telur, dan sayuran adalah pilihan tepat untuk menambah energi,” ujar Cook.

4. Pilih makanan yang tak terlalu berbumbu
Tanpa disadari bumbu-bumbu dalam masakan menandung kalori tinggi, Cook menyarankan untuk memilih makanan yang paling tidak berbumbu. Kalaupun semua masakan berbumbu, hindari mengonsumsinya terlalu banyak, baik jumlah maupun intensitasnya. Jika santap siang Anda dipenuhi dengan makanan berbumbu, pilih salad sayuran untuk menu santap malam.

5. Konsumsi karbo sesuai aktivitas
“Saya selalu mengonsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi, jika saya tahu akan beraktivitas. Jadi, kalau di hari ini saya berencana akan berjalan kaki, saya akan mengonsumsi pizza,” kata Cook.

Intinya, cobalah untuk menemukan keseimbangan antara menikmatiliburan dengan menjaga kesehatan. “Ini tentang bagaimana membuat pilihan sehat di saat Anda dihadapkan dengan kenikmatan, sehingga Anda tidak merasa bersala dan membuat Anda makan lebih banyak karena merasa buruk,” ungkap Cook. Dengan kata lain, cobalah untuk tidak berpikir: “Saya akan kembali berdiet setelah kembali dari liburan.

sumber : kompas.com 

Waspadai Penyakit ISPA Saat Mudik

Kampanyesehat- Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) rentan diderita para pemudik. Perjalanan panjang yang harus ditempuh dan juga masih menjalani ibadah Puasa membuat daya tahan tubuh lebih rendah sehingga seseorang beresiko tinggi terkena infeksi virus atau bakteri yang mengakibatkan ISPA.


Arus Mudik 
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan yang juga dokter Spesialis Paru Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan, ISPA bisa membuat tubuh menjadi lemas sehingga bisa menurunkan konsentrasi. Hal ini berdampak buruk jika ISPA diderita oleh para pengemudi, baik roda dua, empat, masinis, hingga pilot. 

Kebanyakan penderita ISPA juga minum obat flu yang biasanya menimbulkan efek mengantuk. 
"Jadi, kalau Anda sedang kena ISPA dan akan Mudik hari-hari ini, apalagi kalau jadi pengemudi, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter agar mendapat pengobatan yang tepat dan sesuai," kata Tjandra, Minggu (12/7/2015).

Penularan ISPA juga perlu diwaspadai jika ada pasien ISPA yang terus mengalami batuk-batuk dalam perjalanan Mudik dengan mobil maupun bus. 

Ada lima tips menghindari ISPA menurut Tjandra. Pertama, perkuat daya tahan tubuh dengan makan bergizi dan istirahat. Sebab, penyakit akan mudah masuk jika daya tahan tubuh lemah.

"Kedua, hindari kemungkinan tertular dengan sedapat mungkin menghindari kerumunan orang banyak dan jangan kontak dengan orang yang sedang batuk pilek demam," lanjut Tjandra.

Ketiga, jangan lupa sesering mungkin melakukan cuci tangan pakai sabun (CTPS). CTPS terbukti bisa mencegah penularan infeksi.

Keempat, jangan menyentuh lubang hidung dan mulut ketika tangan kotor. Virus dan kuman penyebab ISPA sering kali hinggap di bagian yang sering disentuh banyak orang seperti gagang pintu hingga meja antrean makan. Kembali lagi, diingatkan pentingnya CTPS.

"Kalai kuman atau virus itu kita pegang karena memegang gagang pintu itu misalnya, lalu kita "gosok-gosok" hidung, maka masuklah kuman atau virus itu ke saluran napas kita," lanjut Tjandra.

Kelima, jangan merokok, karena asap rokok dapat menurunkan daya tahan paru-paru dan saluran napas Anda.

sumber : kompas.com 

Rabu, 01 Juli 2015

Agar Sehat, Sempatkan Berjalan di Alam Terbuka Hijau

Kampanyesehat – Ketika ada waktu, sempatkanlah berjalan-jalan ke alam terbuka hijau. Bisa ke kawasan wisata alam atau sekedar keliling pedesaan yang masih asri. Kegiatan berjalan-jalan di lingkungan yang masih alami terbukti baik untuk kesehatan otak.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PNAS mengungkapkan, berjalan-jalan di alam terbuka hijau dapat mengurangi stres, rasa cemas, dan depresi. Selain itu, dapat membuat orang berhenti mengulang pikiran negatif.

Penelitian ini dilakukan terhadap 19 orang  yang diminta berjalan kaki di alam terbuka selama 90 menit. Kemudian, berjalan kaki selama 90 menit di lingkungan perkotaan. Mereka sebelumnya telah memberi tahu kondisi mentalnya melalui kuisioner sebelum berjalan kaki. Peneliti kemudian mengamati otak mereka.
Hasil scan menunjukkan, daerah otak yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit mental menjadi kurang aktif ketika mereka berjalan-jalan di alam terbuka hijau
“Hasilnya cukup mencenangkan, bahwa 90 menit saja berjalan kaki dapat berdampak banyak," ujar penulis studi Gregory Bratman dari Stanford University.
Sementara itu, jika hanya berjalan-jalan di lingkungan perkotaan, mereka akan memutar ulang pikiran negatif tentang dirinya sendiri, seperti mengingat momen memalukan atau mengecewakan dalam hidupnya.
Penelitian sebelumnya pernah mengungkapkan pikiran negataif tentang diri sendiri rentan terjadi pada mereka yang tinggal di perkotaan. Pemikiran itu pun dapat mengarah menjadi depresi. Catatan peneliti, lebih dari 50 persen manusia kini tinggal di daerah perkotaan. Bahkan, jumlahnya diperkirakan meningkat jadi 70 persen pada tahun 2050.
Peneliti menyimpulkan, berjalan-jalan di alam terbuka dapat meningkatkan kesejahteraan mental. Lebih dari itu, udara alam terbuka hijau yang bersih dan segar juga baik untuk paru-paru dan kulit.

sumber : kompas.com

7 Makanan Ini Sebabkan Perut Kembung

Kampanyesehat - Kembung umumnya bukanlah masalah esehatan yang serius, tapi kondisi ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Namun, kembung juga bisa menjadi gejala masalah kesehatan. Karena itu, jika kembung sangat sering terjadi, segera konsultasikan pada dokter, untuk menemukan sumber masalahnya.
Salah satu penyebab perut kembung adalah makanan. Kandungan gas dalam makananlah yang bisa menyebabkan perut kembung. Tapi, bukan berarti makanan tersebut tak baik bagi Anda, faktanya banyak dari makanan tersebut yang mengandung serat dan termasuk makanan sehat.Berikut tujuh jenis makanan yang bisa membuat perut kembung.


1. Kacang-kacangan
Kacang kering dan kacang tinggi serat, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak bisa menyebabkan terbentuknya gas. Kacang-kacangan mengandung kaya nutrisi, sehingga termasuk dalam makanan sehat. Karena itu, Anda tetap boleh mengonsumsinya, hanya saja mulailah dengan porsi kecil dan perlahan menaikkan porsinya.
2. Sayuran kelompok kubis
Brokoli, kubis, kol, dan kale juga mengandung tinggi rafinosa (serat yang sulit dipecah), sehingga dapat menyebabkan gas dan kembung, tapi juga tinggi vitamin, mineral dan antioksidan. Konsumsi dalam porsi ekcil, agar sistem pencernaan Anda lebih mudah melakukan penyesuaian. Mengukus sayuran juga bisa Anda lakukan, untuk mengurangi efek gas di dalam perut.

3. Minuman bersoda
Minuman berkarbonasi seperti minuman ringan, dapat membuat Anda kembung karena pada dasarnya Anda menelan udara. Anda mungkin akan mengeluarkan sebagian gas dengan bersendawa, tapi sebagian lainnya tetap terjebak di dalam perut. Selain itu, mengunyah permen karet, menghisap permen dan makan atau minum terlalu cepat akan menghasilkan efek yang sama.
 
4. Makanan berminyak yang tinggi lemak
Mengonsumsi makanan tinggi lemak juga dapat membuat perut kembung. Pasalnya, lemak akan memperlambat kinerja perut, sehingga akan bermuara di usus kecil. Jadi, konsumsi makanan lemak mungkin akan baik-baik saja, tapi makan makanan berminyak akan lebih terasa efeknya di dalam perut Anda. Tak banyak yang bisa dilakukan, hanya menunggu kembung menghilang dari perut, kemudian atur porsi Anda berikutnya.
 
5. Makanan dengan pemanis
Makanan yang menggunakan pemanis beralkohol, seperti soorbitol, mannitol, dan xylitol dapat membuat perut kembung, karena makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik, sehingga difermentasi oleh bakteri di saluran pencernaan. Pemanis beralkohol ini biasanya digunakan dalam permen karet bebas gula dan beberapa makanan rendah kalori.
 
6. Susu dan turunannya
Susu dan berbagai produk susu dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan kembung pada orang yang emmiliki intoleransi laktosa, yaitu tak mampu mencerna gula susu. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi susu bebas laktosa atau mengonsumsi susu kedelai. Agar lebih aman untuk kesehatan Anda, konsultasikan lebih dulu dengan dokter.
7. Gandum
Gandum sebenarnya baik dikonsumsi karena kaya serat dan nutrisi. Namun, serat dikombinasi dengan pati akan membuat perut kembung, apalagi jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah banyak. Kabar baiknya, sistem pencernaan Anda akan beradaptasi dengan serat ekstra, sehingga akan mengurangi gas dalam perut sedikit demi sedikit.

sumber : kompas.com 

Senin, 22 Juni 2015

Cara puasa yang sehat menurut Rasulullah SAW bagi penderita Maag

Oleh: Abu Ikhsan M. Kes
Puasa adalah suatu ibadah yang dianjurkan dalam islam setelah sholat dan zakat. Puasa mempunyai nilai tersendiri karena pahalanya ditentukan oleh Alloh SWT. Dalam ajaran Islam, puasa terbagi menjadi 2 bagian yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Puasa sunnah yang paling sering dikerjakan oleh nabi Muhammad SAW adalah puasa hari senin dan kamis, karena pada kedua hari tersebut raport amalan kita dilaporkan oleh malaikat pada Alloh swt.

Namun jarang orang mau melaksakannya karena takut penyakitnya kambuh atau timbulnya penyakit maag, karena biasanya pada puasa sunnah kebiasaaan orang untuk bersahur tidaklah lazim suasananya.

Pada edisi ini akan di bahas tentang cara bagaimana kita melaksanakan puasa sunnah terutama bagi penderita penyakit maag atau gastritis, sehigga amalan puasa bisa dilaksanakan, penyait maag pun bisa sembuh.

Mengenal lambung kita.

Lambung kita terletak pada perut sebelah kiri atas atau di sekitar uluhati bagian kiri. Lambung berbentuk tabung melengkung seperti koma. Lambung terdiri dari 3 lapisan yaitu luar, tengah dan dalam (otot), bagian dalam yang bersentuhan dengan makanan di lapisi oleh lapisan lender sehingga asam lambung tidak bisa merusak lapisan tengah dan otot.
Otot yang kuat ini diperlukan guna memeras dan mengaduk makanan yang ada didalamnya agar bisa tercampur dengan asam lambung secara merata, sehingga protein dan zat gizi tertentu sudah mulai dicerna secara kimiawi dan mekanik dilambung. Agar isi tidak tumpah maka Alloh SWT menciptakan lambung dengan 2 (dua) katup di bagian atas dan bawahnya. Adanya katup dibagian atas dapat mencegah isi makanan tumpah keluar (muntah) saat kita ruku atau sujud. Katup bawah berperan agar setiap makanan yang belum tercampur dengan asam tidak bisa melewatinya atau dengan kata lain katup ini memastikan bahwa setiap makanan yang akan masuk kedalam usus harus tercampur dengan asam lambung.
Lambung juga mengeluarkan cairan asam lambung yang mempunyai fungsi membantu proses pencernaan bahan makanan, membunuh kuman penyakit, juga bahan pendukung pembuatan nutrisi tubuh seperti sel darah merah. Lambung bisa mengeluarkan Asam lambung , manakala kita mencium makanan khususnya protein, efek hormone dan stress.

Penyakit maag atau sering disebut gastritis adalah suatu bentuk peradangan dari dinding lambung bagian luar (yang bersentuhan dengan makanan), jika proses peradangan ini tidak dihentikan maka dapat menimbulkan kerusakan pada lapisan dibawahnya seperti otot lambung . jika hal ini terjadi dapat berakibat fatal. Penderita maag biasanya akan mengeluh perut terasa mual, mulas, perih, dan kembung. Keadaan ini timbul manakala cairan lambung keluar dari sel parietal lambung dalam jumlah banyak, sehingga merangsang dinding dan menimbulkan rasa perih, lalu merangsang gerak lambung yang tak semestinya dan berakibat mual.
Asam lambung yang masuk ke usus dalam konsentrasi besar akan bereaksi dengan cairan usus yang bersifat basa ( non asam), sehingga timbullah gas yang bisa kita rasakan sebagai kembung. Pada sebagian orang untuk mengatasi gastritis adalah dengan mengkonsumsi antasida (obat maag), padahal konsumsi obat ini dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gangguan pada ginjal dan yang lebih parah lagi adalah ditinggalkannya ibadah puasa wajib. Oleh karena itu bagi penderita gastritis, lakukan puasa yang sehat seperti yang dicontohkan oleh Rosul yaitu :

1. Usahakan melakukan sahur

Melakukan sahur adalah sebuah sunnah dan nabi mengatakan didalamnya terdapat berkah, meski hanya dengan minum air putih. Dengan melakukan sahur, maka diperoleh manfaat sebagai berikut : a.Menyiapkan energy untuk aktifitas disiang harinya b.Menurunkan keasaman dari cairan isi lambung, meski dengan air putih. Pada sebagian orang minum air putih di pagi hari diangggap sebagai obat, hal ini disebabkan air yang di minum pagi hari dalam jumlah banyak akan dengan mudah di keluarkan melalui air kencing ( urin), bersama-dengan kototran-kotoran yang berasal dari dalam tubuh.

2. Hindari tidur setelah sahur.

Tidur setelah sahur atau juga pada siang hari pada kurang baik bagi lambung yang sedang mengalami perandangan, karena tidur akanmenyebabkan peningkatan gerak saluran cerna sehingga pengosongan lambung lebih cepat, pengeluaran asam lambung juga meningkat. Hal ini disebabkan pada saat tidur keluaran hormone non katekolamin meningkat . Hormon ini akan meningkatkan sekresi asam lambung dan gerak usus. Akibatnya saat bangun tidur perut kita menjadi lebih terasa lapar.

3. Melakukan aktifitas

meski hanya membaca. Berlawanan pada keterangn diatas ( no.2). Jika seseorang itu terjaga apalagi beraktifitas, maka otak akan merangsang keluaran hormone katekolamin. Hormone ini mempunyai efek mengurangi keluaran asam lambung dan enzim pencernaan, mengungi gerak usus, serta menghancurkan simpanan gula dan lemak yang ada didalam tubuh.
Manfaatnya adalah :
  1. Sekresi asam lambung yan menurun dapat mengurngi rangsang perlukaan ke dinding lambung, kondisi ini sangat menguntungkan bagi penderita radang lambung baik yang akut maupun kronis
  2. Mengurangi gerak usus akan meningkatkan waktu cerna bagi lambung dan usus. Situasi ini bermanfaat dalam menurunkan kerja lambung, makanan akan lebih tercerna sehinga lebih banyak zat gizi yang bisa diserap . Gerak lambung yang melambat juga akan mengurangi rangsang pada area lambung yang meradang( luka).
  3. Efek menghancurkan deposit lemak , sangat penting bagi orang yang mengalami kegemukan ( obesitas), sehingga bagi orang yang ingin langsing sebenarnya tindakan puasa merupakan cara yang efektif dan efisien dalam upaya mengurangi berat badan.
  4. Hormon katekolamin menekan keluaran insulin dan meningkatkan penghancuran deposit gula, akibatnya pangkreas dapat memproduksi insulin yang lebih matang . insulin yang matang efektif dalam memfasilitasi kadar gula agar tetap normal.
     

4. Hindari stress

Stress apapun bentuknya dapat menyebabkan 2 efek negative sekaligus, pertama sekresi asam lambung berlebih yang dapat merusak dinding lambung dengan cepat. Kedua , menipiskan lapisan lender pelindung dinding lambung. Jadi dinding lambung sangat beresiko terjadi perlukaan bila seseorang sedang menghadapi tekanan/stress. Atasi stress dengan meningkatkan ketaqwaan pada Alloh atau lakukan ruqyah agar jiwa menjadi tenang.

5. Hindari mengkonsumsi obat dan makanan yang dapat merusak lambung.

Beberapa obat seperti golongan steroid, asam salisilat dan makanan dengan bahan pengawet serta berkarbonasi , diketahui mempunyai resiko merusak dinding lambung. Sebaiknya hindari obat dan makanna tersebut , dan beralih ke obat dan makanan yang aman. Obat herbal seperti jintan hitam ( habbatussauda ) diketahui mempunyai efek menyerupai steroid , karena bersumber dari herbal maka mempunyai efek samping minimal. Jika perut terasa nek dan mual lakukan minum minyak zaitun 10 ml sebagai ganti dari antasida.Jika masih terasa perih mungkin perlu dilakukan bekam.

6. Makan secukupnya Sesuai anjuran rosulullah

Untuk makan bila terasa lapar dan berhentilah sebelum kenyang karena dengan volume yang sedang, otot lambung cukup kuat tapi relaks untuk melakukan kontraksi guna mencerna makakan menjadi chime yang siap di serap. Makan tidak terlalu kenyang juga menjadikan dinding lambung tidak akan teregang terlalu kuat sehingga akan mengurangi nyeri dan efek robekan pada dinding yang meradang. Ibarat balon jika kita meniup udara terlalu banyak maka dinding balon akan menjadi lebih tipis, dan resiko meledak/pecah lebih tinggi.

7. Menyegerakan saat berbuka atau makan malam.

Menyegerakan berbuka dengan dengan makanan yang manis akan mengembalikan stamina ke kondisi semula, namun jika berlebihan maka akan menimbulkan efek seperti radikal bebas yang bisa memicu timbulnya kerusakan dinding pembuluh darah seperti atherosclerosis ( penyempitan dinding pembuluh darah ). Makan malam adalah hal yang penting tapi paling sering diabaikan. Padahal makan malam penting dalam mencegah kerusakan dinding saluran cerna. Seperti diketahui sekresi cairan lambung dan cerna pada malam hari dan terlebih saat tidur akan lebih tinggi disbanding siang hari. Dengan kata lain siang hari tidak berbahaya jika seseorang itu berpuasa dengan atau tanpa makan (sahur) cukup niat , tapi hendaknya pada malam hari dia harus tetap makan. 
sumber : greenatura.com